Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP) 2014

Anindya Kusuma Putri mewakili provinsi Jawa Tengah dalam program Kapal Pemuda ASEAN-Jepang / Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP) 2014. Program ini diselenggrakan oleh Cabinet Office of Japan yang bekerjasama dengan negara-negara anggota ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) dengan tujuan untuk mempromosikan persahabatan dan pemahaman bersama (friendship and mutual understanding). Dalam program ini, 330 pemuda dari Negara-negara ASEAN dan Jepang berlayar selama 52 hari mengelilingi Asia Tenggara dan Jepang menggunakan kapal MS Nippon Maru dan melaksanakan berbagai kegiatan seperti diskusi, penampilan kesenian, workshop kebudayaan, dan kunjungan institusi.

Anindya Kusuma Putri mewakili provinsi Jawa Tengah dalam SSEAYP 2014

Anindya Kusuma Putri mewakili provinsi Jawa Tengah dalam SSEAYP 2014

Program SSEAYP dibuka oleh Mr. Takahiko Yasuda, Director General for The General Promotion of Policy on Youth Affairs and Childrearing, Cabinet Office of Japan di Hotel New Otani Tokyo. Setelah itu, peserta dibagi ke dalam sebelas kelompok untuk menjalani kegiatan selama 4 hari di sebelas provinsi di Jepang. Provinsi yang dikunjungi Anin adalah Hiroshima. Di fase ini, ia berkesempatan untuk bertemu Wakil Gubernur Hiroshima, mengunjungi Ueda School of Japanese Tea Ceremony dan Hiroshima Peace Memorial Museum, serta tinggal bersama host family. Untuk menutup fase kegiatan di Jepang, peserta kembali berkumpul di Tokyo untuk mengikuti Japan-ASEAN Youth Leader Summit yang diisi dengan kegiatan pameran kebudayaan, pertunjukan kesenian, dan diskusi kepemudaan yang juga dihadiri oleh Princess Kiko yang juga merupakan alumni dari program SSEAYP. Selanjutnya, peserta meninggalkan Jepang dan memulai pelayaran menuju Brunei Darussalam, Kamboja, Myanmar, Indonesia, dan kembali ke Jepang.

Ada banyak kegiatan menarik yang dilakukan peserta saat kapal singgah di negara-negara tujuan. Di Brunei Darussalam, Anin berkesempatan mengunjungi Japan-Brunei Friendship Association dan mengikuti jamuan makan malam dengan Minister of Culture, Youth, and Spors of Brunei Darussalam. Selanjutnya di Kamboja, peserta berkesempatan untuk mendengarkan general lecture dari Perdana Menteri Kamboja – Samdech Akka Moha Sena Padei Techo Hun Send dan mengikuti kunjungan ke tempat-tempat bersejarah di Phnom Penh seperti Tuol Sleng Genocide Museum, The Killing Field, dan Royal Palace. Di Myanmar, peserta berkunjung ke Universitas Yangon, Shwedagon Pagoda, dan kediaman pemimpin oposisi Burma – Aung San Suu Kyi. Sementara di negara terakhir yang dikunjungi di Indonesia, peserta berkesempatan untuk berdiskusi dengan mahasiswa/i Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, dan kunjungan ke PT. PAL.

Untuk mengisi waktu selama pelayaran mengelilingi Asia Tenggara, banyak kegiatan yang dilaksanakan di atas kapal seperti flag hoisting ceremony, kegiatan team building, workshop kebudayaan, diskusi, dan pertunjukan kesenian. Selama program, Anin tergabung dalam kelompok diskusi dengan tema international relations yang membahas tema ASEAN Economic Community 2015 dan hubungan kerjasama Jepang-ASEAN. Selain itu, ia juga terpilih sebagai chairwoman Solidarity Group yang bertanggung jawab untuk mengadakan kegiatan-kegiatan team building di antara peserta program.

Sebagai penutup dari program ini, kontingen Indonesia mengadakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan melaksanakan pelatihan pengolahan sampah organic menjadi pupuk kompos, pemilahan sampah, dan daur ulang sampah menjadi kerajinan tangan bagi warga pemukiman di kawasan Manggarai, Jakarta Timur. Kegiatan ini dilaksanakan dengan kolaborasi dengan Bank Sampah My Darling Jakarta dan Indonesia Berkebun.

*Anindya Kusuma Putri lahir di Semarang dan saat ini menjadi mahasiswi tingkat akhir di Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro. Semasa kuliah, ia terpilih menjadi finalis mahasiswa berprestasi FT Undip dan menjabat sebagai presiden organisasi kepemudaan AIESEC Undip. Sebelumnya ia juga terpilih sebagai Gadis Sampul 2008 dan menjadi pembawa acara Jejak Petualang di stasiun televisi Trans7. Anin – demikian panggilan akrabnya – terpilih sebagai Putri Indonesia 2015 dan akan mewakili Indonesia dalam ajang Miss Universe tahun depan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s