Indonesia-Malaysia Youth Exchange Program (IMYEP) 2013

Image

Muzakki Bashori mewakili Jawa Tengah dalam program Pertukaran Pemuda Indonesia-Malaysia tahun 2013 yang diadakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia. Delegasi yang diutus dari tiap provinsi telah melewati serangkaian tahap seleksi dan dianggap memiliki kemampuan dan kemauan untuk terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan kepemudaan di daerah, sehingga dapat memberikan kontribusi kepada negara dalam aksi konkret, saran, rekomendasi, serta feedback dari program ini untuk pengembangan program di masa mendatang.

Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Malaysia ini meliputi beberapa fase. Fase pertama yaitu fase persiapan (Pre-Departure Training) yang dilaksanakan di Pusdiklat Aparatur Kemenkes RI Jakarta Selatan yang berlangsung pada tanggal 20-23 Agustus 2013. Fase ini untuk mempersiapkan fisik dan mental para peserta serta cultural performance sebagai bekal menghadapi kegiatan dan suasana baru selama melaksanakan program.

Setelah melewati fase persiapan, 33 pemuda Indonesia dan 24 belia Malaysia mengikuti fase Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 24-28 Agustus 2013. Dalam fase Indonesia ini para peserta mengunjungi dua kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta dan Surabaya. Di Jakarta para peserta mempelajari mengenai sejarah dan budaya Indonesia di Monumen Nasional dan Museum Nasional. Sedangkan di Surabaya, para peserta mengunjungi kawasan industri Tanggulangin, Kawasan Bromo Tengger Semeru, PT PAL, Jembatan Suramadu Bridge, dan UPT Balai Pengkajian & Penelitian Hidrodinamika BPPT.

Selanjutnya, setelah melewati fase Indonesia, 33 pemuda Indonesia dan 24 belia Malaysia mengikuti fase Institutional Visit/Kunjungan Kenegaraan ke Malaysia pada tanggal 31 Agustus 2013, yang bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Malaysia yang ke 56. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dataran Merdeka, Kuala Lumpur. Selain mengunjungi Dataran Merdeka, para peserta juga mengunjungi Petronas Twin Tower serta berdiskusi mengenai isu kepemudaan di KBRI Kuala Lumpur dan Secretary General Ministry of Youth and Sports di Kuala Lumpur.

Di Malaysia, para peserta memiliki kesempatan untuk tinggal dengan keluarga angkat (homestay) mulai tanggal 31 Agustus sampai 2 September 2013. Pada tahap ini. penampilan seni sebagai kegiatan pamungkas diadakan di Dewan Orang Ramai Felda Sri Ledang. Adapun fase terakhir adalah fase re-entry oleh para pemuda Indonesia. Dalam fase ini mereka mengadakan evaluasi program, menulis laporan dan menyampaikan rekomendasi untuk program yang akan datang agar dapat berjalan lebih baik.

Program ini telah berhasil meningkatkan kapasitas diri para peserta, meningkatkan pengetahuan tentang budaya internasional dan memahamkan mereka bahwa konflik antara Indonesia-Malaysia tidak seseram yang dibayangkan, membentuk pribadi yang arif menanggapi isu yang beredar diantara kedua bangsa, memberikan wawasan global, memperluas jaringan sosial, dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi pemuda.

* Muzakki Bashori adalah lulusan program Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Semarang. Sebelumnya, ia mewakili Indonesia dalam Japan-East Asia Network of Exchange for Students and Youths (JENESYS). Saat ini, ia sedang mengembangkan proyek Lavindo (Love Indonesia) – sebuah komik yang mengapresiasi seni dan budaya Indonesia sebagai bahan ajar untuk murid sekolah dasar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s