Akhirnya, selesai sudah tahapan seleksi admistrasi Program Pertukaran Pemuda Antar Negara untuk Provinsi Jawa Tengah. Sejak dibukanya pendaftaran pada tanggal 17 Maret hingga hari terakhir pengiriman berkas, kami menerima 443 berkas aplikasi PPAN. Untuk itu, dengan ini kami mengucapkan terimakasih banyak untuk minat dan perhatian Anda.
Pendaftaran
Kami memutuskan untuk memberikan cukup banyak waktu bagi proses pendaftaran. Melalui sosialisasi PPAN di Semarang, Purwokerto, dan Solo, dan melalui jejaring media sosial, kami mengajak sebanyak-banyaknya pemuda Jawa Tengah untuk mengikuti PPAN.
Kemudian, kami membuka masa pengiriman dokumen sejak 17 Maret sampai 2 April. Harapan kami, dengan waktu yang cukup,para pelamar bisa memiliki kesempatan untuk mempersiapkan berkas aplikasinya dengan sebaik-baiknya. Dengan dua minggu yang kami berikan, kami yakin kami akan dapat menemukan lebih banyak kandidat potensial. Kami juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mencantumkan enam pilihan preferensi program, dengan tujuan agar mereka yang benar-benar bagus dapat memiliki kesempatan lebih besar untuk berangkat mengikuti program.
Hanya saja, tahun ini Jawa Tengah mendapatkan kejutan yang tak biasa. Kementerian Pemuda dan Olahraga memberikan kuota untuk SSEAYP (1 orang), ICYEP (1 orang), IMYEP (1 orang), dan CHIYEP (2 orang; perwakilan peserta CHIYEP yang ditunda keberangkatannya tahun lalu dan perwakilan Dispora Jawa Tengah), sehingga total akan ada lima orang dari Jawa Tengah yang dapat diberangkatkan. Namun, Jawa Tengah hanya diminta mengirimkan peserta laki-laki. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya. Kami telah berusaha melakukan negosiasi untuk keputusan akan kuota ini, namun tidak berhasil. Untuk itu, dengan ini kami sungguh meminta maaf kepada para pelamar perempuan yang telah bersusah payah menyiapkan dan mengirimkan berkas lamarannya. Kami tetap memeriksa aplikasi Anda, dan kami telah mengidentifikasi calon-calon potensial, dengan harapan bila nantinya akan ada perubahan atau penambahan kuota mendadak yang memerlukan peserta perempuan dari Jawa Tengah, kami telah memiliki daftar kandidatnya.
Seleksi Administrasi
Empat orang alumni PCMI Jateng dipercaya menjadi juri seleksi administrasi. Mereka adalah Asri Wijayanti, alumni SSEAYP 2003 sekaligus fasilitator diskusi SSEAYP 2011; Pratama Yoga Nugroho, alumni ICYEP 2008; Arief Rizky Bakhtiar, alumni SSEAYP 2010; dan Dini Hajarrahmah, alumni ICYEP 2011. Saat ini Asri bekerja sebagai Communications Officer untuk ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on disaster management , Yoga bekerja sebagai Junior Instructor di Garuda Indonesia, Arief Rizky Bahtiar atau Abe adalah Junior Expert Staff di Direktorat Pendanaan Mulltilateral Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia, dan Dini bekerja sebagai Human Resources Analyst di Group Danone Indonesia.
Kriteria Seleksi
PPAN adalah program di mana para pemuda yang terpilih akan menjadi duta Provinsi Jawa Tengah, dan duta bangsa Indonesia. Seusai program, para alumninya diharapkan menjadi pemimpin dan pelopor inisiatif-inisiatif yang baik di masyarakatnya. Karena itulah kami serius membahas kriteria seleksi. Sebelum pendaftaran dibuka, kami intensif berdiskusi tentang kriteria-kriteria penilaian. Kami ingin menemukan kandidat yang ideal untuk mewakili Jawa Tengah Melalui seleksi administrasi, di mana peserta mengisi formulir dan mengumpulkan dokumen-dokumen pendukung, kami ingin mengetahui hal-hal berikut:
- Latar belakang, kemampuan yang dimiliki,dan potensi pelamar;
- Pandangan para pelamar tentang “achievements”, atau pencapaian hidup mereka. Pencapaian yang ingin kami lihat tidak hanya deretan prestasi dari berbagai kompetisi namun juga pencapaian dalam hidup lainnya, termasuk keberhasilan mewujudkan mimpi, seperti menulis dan menerbitkan buku, meluncurkan album musik, atau kemampuan pelamar untuk membuat minat dan bakatnya menjadi hal-hal yang layak dibanggakan dan bermanfaat bagi komunitas, seperti mendirikan taman bacaan, kelompok diskusi, atau menjadi inspirator bagi komunitas;
- Pengalaman organisasi pelamar, yang menunjukkan potensi kepemimpinan dan pengalaman pelamar saat bekerja dalam tim;
- Dedikasi dan kontribusi pelamar terhadap masyarakat dan lingkungannya. Kami memberi point yang cukup tinggi di bagian kontribusi sosial;
- Nilai-nilai yang dipegang oleh pelamar, dan kemampuan mereka untuk menyampaikan pemikiran dan pendapatnya dengan lugas dan jelas. Pandangan pelamar tentang dirinya, cita-citanya, program, dan masa depannya, yang ditulis di bagian personal write-up, serta gaya penyampaian pendapat , membantu kami melihat hal-hal tersebut.
Pertama-tama, kami memeriksa kelengkapan berkas. Kami otomatis menggugurkan pelamar yang berkas aplikasinya;
- Tidak dilengkapi dengan formulir aplikasi. Ternyata ada pelamar yang hanya mengirimkan dokumen-dokumen pendukung namun formulir aplikasi yang dilampirkannya masih kosong, atau bahkan atau tidak disertakan.
- Tidak dilengkapi dengan dokumen identitas diri yang menunjukkan bahwa pelamar berdomisili di Jawa Tengah
- Ditulis dalam Bahasa Indonesia
- Tidak dilengkapi dengan dokumen pendukung berupa sertifikat TOEFL/IELTS
- Menunjukkan bahwa skor TOEFL-nya kurang dari 450 atau IELTS-nya kurang dari 4,5
- Hanya memilih Korea, China, atau Australia dalam daftar preferensi program. Karena tahun ini Jawa Tengah tidak mendapatkan kuota untuk program tersebut, kami terpaksa menggugurkan pelamar yang hanya memilih satu program dalam aplikasinya.
- Terbukti diisi dengan kalimat-kalimat yang disalin persis sama dengan artikel-artikel yang kami temukan di internet. Formulir aplikasi adalah formulir yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan siapa dirinya dengan sebaik-baiknya. Kami sangat menyayangkan peserta yang membuang kesempatan ini dengan meng-copy dan paste tulisan-tulisan yang bukan tulisannya di formulir mereka.
Peserta Terseleksi
Sungguh, kami terkagum-kagum membaca berkas-berkas aplikasi PPAN tahun ini. Senang dan bangga rasanya melihat ada begitu banyak potensi luar biasa di Jawa Tengah. Para pelamar dengan prestasi hingga di tingkat internasional, pelamar dengan banyak talenta, pelamar yang berdedikasi terhadap masyarakat atau ilmu yang ditekuninya, pelamar, yang dengan latar belakang dan perjuangan hidupnya dapat menjadi inspirasi, semuanya kami temukan di antara tumpukan berkas yang kami periksa.
Begitu banyaknya kandidat yang bagus membantu kami menetapkan standar yang tinggi saat menentukan para pelamar yang terseleksi. Kami ingin mengirimkan yang terbaik dari Jawa Tengah. Berikut adalah nama-nama yang kami pilih untuk maju ke babak seleksi selanjutnya, karena kami percaya, mereka mampu menjadi Duta Indonesia:
Indonesia-Canada Youth Exchange Program (ICYEP)
| No |
Name |
Universitas |
Asal |
| 1 |
Ahmad Iklil Muna |
Institut Teknologi 10 November Surabaya |
Pati |
| 2 |
Angga Aditama Putra |
Universitas Gadjah Mada |
Boyolali |
| 3 |
Arif Rahmatullah |
Universitas Diponegoro |
Demak |
| 4 |
Arsyadanie Syafi |
Universitas Negeri Jakarta |
Sukoharjo |
| 5 |
Billy Castyana |
Universitas Negeri Semarang |
Cilacap |
| 6 |
Bobby Kamal Abdallah |
Universitas Slamet Riyadi |
Surakarta |
| 7 |
Daryanto |
Universitas Indonesia |
Karanganyar |
| 8 |
Demas Adi Wicaksono |
Universitas Muhammadiyah Purwokerto |
Banyumas |
| 9 |
Denis Dimas Permana |
Universitas Indonesia |
Wonosobo |
| 10 |
Dwiardi Vergiawan |
Universitas Bakrie |
Semarang |
| 11 |
Eri Dwi Cahyono |
Universitas Sebelas Maret |
Surakarta |
| 12 |
Fembiarta Binar Putra |
Universitas Gadjah Mada |
Semarang |
| 13 |
Fredi Budiyanto |
Universitas Negeri Semarang |
Jepara |
| 14 |
Gamaliel Septian Airlanda |
S2 Universitas Negeri Malang |
Klaten |
| 15 |
Gita Widhasmara |
Universitas Indonesia |
Banyumas |
| 16 |
Ibrahim Muhammad Ramadhan |
Universitas Diponegoro |
Surakarta |
| 17 |
Kresna Rahma Aji |
Universitas Muria Kudus |
Kudus |
| 18 |
Andi Yanto |
Universitas Jenderal Soedirman |
Brebes |
| 19 |
M. Ferri Setiawan |
Universitas Muhammadiyah Surakarta |
Sukoharjo |
| 20 |
M. Shofa Mugtanim |
IAIN Walisongo |
Rembang |
| 21 |
M. Thoriq Bahri |
Universitas Gadjah Mada |
Karanganyar |
| 22 |
M. Zaenul Wafa |
Universitas Jenderal Soedirman |
Brebes |
| 23 |
Novanda Alim |
Universitas Negeri Yogyakarta |
Kebumen |
| 24 |
Nurkholis Ainunnajib |
Sampoerna School of Education |
Brebes |
| 25 |
Putut Dipa Pancapurna |
Universitas Brawijaya |
Banyumas |
| 26 |
Rifqi Ali Zaki |
Universitas Islam Sultan Agung |
Semarang |
| 27 |
Rizky Aditya |
Universitas Sebelas Maret |
Sragen |
| 28 |
Sidiq Hari Madya |
Universitas Gadjah Mada |
Batang |
| 29 |
Singgih Eko Yudhistiro |
Universitas Muhammadiyah Surakarta |
Surakarta |
| 30 |
Slamet Waluyo |
Institut Teknologi Bandung |
Kebumen |
| 31 |
Tri Pujiyanto |
Universitas Sebelas Maret |
Boyolali |
| 32 |
Welardo Fadila |
Universitas Jenderal Soedirman |
Banyumas |
| 33 |
Yosea Kurnianto |
Sampoerna School of Education |
Temanggung |
| 34 |
Zainun Najib |
Universitas Indonesia |
Purworejo |
Ship for Southeast Asian Youth Program (SSEAYP)
| 1 |
Agung Nugroho |
Universitas Islam Indonesia |
Magelang |
| 2 |
Ahmad Fahimurridlo |
Universitas Negeri Semarang |
Rembang |
| 3 |
Andre Wijaya Binarto |
Universitas Atmajaya Yogyakarta |
Magelang |
| 4 |
Arief Muammar |
Universitas Gadjah Mada |
Tegal |
| 5 |
Atiya Mahmud Hana |
Universitas Islam Sultan Agung |
Demak |
| 6 |
Baskoro Lokahita |
Institut Teknologi Bandung |
Semarang |
| 7 |
Greget Kalla Buana |
S2 Universitas Gadjah Mada |
Klaten |
| 8 |
Hanindito |
Universitas Jenderal Soedirman |
Banyumas |
| 9 |
Ilham Den Fatah |
Universitas Gadjah Mada |
Sragen |
| 10 |
Imam Wahyu Ramadhan |
Universitas Diponegoro |
Semarang |
| 11 |
Khaleed Hadi Pranowo |
S2 Universitas Diponegoro |
Semarang |
| 12 |
Kukut Ragil Walujojati |
Universitas Jenderal Soedirman |
Banyumas |
| 13 |
Latif Mustofa |
IAIN Sunan Ampel |
Magelang |
| 14 |
M. Khoiruddin Rajulaini |
Universitas Diponegoro |
Pati |
| 15 |
M. Ridlwan |
Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta |
Jepara |
| 16 |
M. Sholeh Sucianto |
Universitas Gadjah Mada |
Klaten |
| 17 |
Mahmudyan Nuril |
Universitas Diponegoro |
Pekalongan |
| 18 |
Muh. Akbariedani |
Universitas Diponegoro |
Tegal |
| 19 |
Muhammad Ditya Ariansyah |
STAN |
Semarang |
| 20 |
Muhammad Ridwan |
Universitas Negeri Yogyakarta |
Grobogan |
| 21 |
Nunung Dwi Nugroho |
Universitas Gadjah Mada |
Batang |
| 22 |
Panji Saputra |
Universitas Gadjah Mada |
Semarang |
| 23 |
Purwoyo |
Universitas Diponegoro |
Purwodadi |
| 24 |
Raden Rico Dwi N. |
Universitas Gadjah Mada |
Semarang |
| 25 |
Reynaldo Apriyandi |
Universitas Gadjah Mada |
Magelang |
| 26 |
Rhadityo Baskoro |
Institut Teknologi Bandung |
Magelang |
| 27 |
Yudhistira Nurdian Qurrota |
Universitas Gadjah Mada |
Sukoharjo |
Indonesia-Malaysia Youth Exchange Program (IMYEP)
| 1 |
Dwi Lastomo |
Institut Teknologi 10 November Surabaya |
Surakarta |
| 2 |
Ivo Adiprianto |
Universitas Jenderal Soedirman |
Banyumas |
| 3 |
Koestomo |
Universitas Negeri Semarang |
Cilacap |
| 4 |
Lufthans Arstipendy |
Universitas Sebelas Maret |
Kebumen |
| 5 |
Lyco Adhi Purwoko |
Institut Teknologi Bandung |
Klaten |
| 6 |
M. Taufik Hidayat |
Universitas Negeri Semarang |
Tegal |
| 7 |
M. Zubair Hasan |
IAIN Walisongo |
Kendal |
| 8 |
Muhammad Adib |
Universitas Gadjah Mada |
Pati |
| 9 |
Muzakki Bashori |
Universitas Negeri Semarang |
Kudus |
| 10 |
Risang Arif Wijanarko |
ISID Gontor |
Magelang |
| 11 |
Rosy Harta |
Universitas Negeri Semarang |
Semarang |
| 12 |
Waliyadin |
IAIN Walisongo |
Brebes |
| 13 |
Whinarko |
Universitas Diponegoro |
Semarang |
Selamat untuk para pelamar yang terseleksi di atas. Kalian semua luar biasa. Selanjutnya, ke-74 pemuda di atas kami undang untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, yakni seleksi wawancara dan praktek. Berikut adalah jadwal seleksinya:
Senin, 22 April 2013
Pendaftaran ulang: 08.00-09.00
Aula Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Tengah.
Jalan Kyai Mojo Srondol Kulon Banyumanik, Semarang – Jawa Tengah.
-
Peserta yang telah lolos seleksi administrasi diharapkan untuk dapat menyertakan berkas sebagai berikut:
1. Semua dokumen yang dikumpulkan pada seleksi administrasi (copy KTP, copy sertifikat kompetensi berbahasa Inggris, dan formulir pendaftaran).
2.Dokumen pendukung / portofolio peserta
3. Fotocopy Kartu Keluarga
4. Fotocopy Akta Kelahiran
5. Fotocopy Ijazah SMA
6. Surat pernyataan belum menikah yang diketahui oleh orang tua (tanda tangan di atas materai)
7. Surat keterangan sehat yang menunjukkan bebas rokok dan narkoba
8. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)dari Polres/Polda setempat
9. Fotokopi paspor (bagi yang memiliki)
-
Semua berkas dimasukkan ke dalam folder berwarna merah (ICYEP), kuning (SSEAYP), dan biru (IMYEP). Peserta diharapkan berpakaian rapi dan diperbolehkan membawa alat musik, kostum, CD, atau alat pendukung lain untuk keperluan interview.
Setiap pertanyaan mengenai tahapan seleksi selanjutnya dapat dilakukan melalui alamat email: pcmijateng@gmail.com.
Sekali lagi kami mengucapkan selamat kepada peserta yang telah lolos seleksi administrasi dan sampai jumpa di tahapan seleksi selanjutnya!
Bagi yang belum terpilih, kami juga ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya akan minat dan upaya yang telah dicurahkan untuk mengikuti PPAN tahun ini. Di tahun-tahun mendatang masih ada kesempatan lain untuk mengikuti PPAN. Jangan menyerah sampai di sini ya! Maturnuwun!
Salam hangat,
PCMI Jawa Tengah